Logam Tanah Jarang Muntok
Apa ge Logam Tanah Jarang ya? mun bahasa sanu’e Logam Tanah Jarang ya – Rare Earth Elements -, unsur nyang masuk dalem golongan lantanida dan termasuk tiga unsur tambahan yaitu Yttrium, Thorium dan Scandium. Telalu banyek gune’e mun di sebut sikok-sikok. Nyang jelas Logam Tanah Jarang ne banyek sumber’e di Pulau Bangka keq Pulau Belitung, nya jadi mineral monasit keq senotim dalam tailing penambangan timah.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bangka Barat (Babar), Chairul Amri Rani mengungkapkan, Babar memiliki kekayaan alam berupa logam tanah jarang yang melimpah dan bernilai ekonomis tinggi. “Sayangnya kandungan mineral langka tersebut belum dimanfaatkan maksimal sehingga belum mampu memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Kamis (1/3).
Ia menjelaskan, untuk mengelola mineral seperti zircon, monazite, thorium dan logam tanah jarang lainnya membutuhkan industri tehnologi tinggi yang sampai saat ini belum ada di Babar. Menurut dia, peran investor sangat dibutuhkan untuk mengelola mineral di daerah itu agar menjadi barang industri yang memiliki nilai tambah karena daerah itu belum ada yang mengelola sehingga mineral ikutan tersebut selama ini lepas begitu saja. Padahal Logam tanah jarang ini merupakan mineral langka yang cukup diminati negara asing.
Ia menjelaskan, logam tanah jarang dipakai untuk teknologi tinggi. Seperti perlengkapan komputer, baterai ringan, lampu, bahan procesor, tempat penyimpanan hydrogen, laser dan belasan barang produksi lainnya.
Logam Tanah Jarang
Juga bersifat tidak tergantikan. Hal ini disebabkan sifat Logam Tanah Jarang yang unik. Sehingga sampai saat ini, tidak ada material lain yang mampu menggantikannya. Jika ada, kemampuan yang dihasilkan tidak sebaik material logam tanah jarang. Sifat logam tanah jarang yang digunakan sebagai material berteknologi tinggi dan belum ada penggantinya, membuat logam tanah jarang manjadi material yang vital
Kekayaan luar biasa tersebut, jika dikelola dengan baik dari awal akan meningkatkan nilai jual mineral tersebut, banyak membuka lapangan pekerjaan dan memberi kontribusi luar biasa bagi kesejahteraan masyarakat.
Pengelolaan Logam Tanah Jarang
Untuk mengelola mineral ikutan tersebut sambungnya, saat ini Babar masih terbuka untuk investasi pengelolaan dan pengolahan mineral menjadi bahan olahan yang diminati pasar seluruh dunia terutama negara-negara industri. “Kekayaan mineral ikutan tambang tersebut harus disadari masyarakat agar masyarakat tidak menyia-nyiakan mineral tersebut dan mengeksplorasi untul dijual ke luar negeri dengan harga murah,” ujarnya.
Ia mengingatkan, jika ingin menjual hasil tambang jangan berupa pasir timah, karena di pasir timah tersebut terkandung banyak sekali mineral ikutan untuk kepentingan masa depan, salah satunya thorium.”Thorium merupakan mineral ikutan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan energi masa depan, selain itu masih banyak lagi mineral ikutan lain yang dapat diolah menjadi teknologi tinggi,” ujarnya.
Ia mengatakan, Pemkab harus segera melakukan terobosan untuk mengelola mineral tersebut agar tidak habis sia-sia dengan menggunakan tehnologi tinggi dan tentunya melibatakan peran investor.”Hadirnya investasi yang menangani mineral ikutan ini sangat kami harapkan, karena selama ini belum ada yang serius mengembangkan itu karena keterbatasan energi yang ada di Babar,” ujarnya.
Potensi besar dari logam tanah jarang tersebut akan sangat menguntungkan jika Babar bisa mengembangkannya. Terlebih lagi, pasir monasite sebagai sumber logam tanah jarang, hanya dijadikan sebagai sampah pembuangan timah. Sehingga sangat luar biasa keuntungan yang didapat, ketika sampah dijadikan material yang jika dilakukan pemprosesan lanjut memiliki nilai jual yang melebihi emas.
Beruntung asa’e ndenger Babar ade Logam tanah jarang nyang beterak. Mun Babar pacak nggawi Logam tanah jarang ne, dek pacak ngumong agik lah ko. Bareng ne, bareng langka. Lah banyek macem gune’e, lah jareng pulik macem keq nama’e. Logam tanah jarang ne ge jadi pemicu teknologi baru. Banyek urang minta’e. Saban ari makin betambeh peminat’e. sayeng mun cuma di angai ketak. bangka.us
Logam Tanah Jarang
Pojok Cerita Pulau Bangka. Bicara tentang Bangka. Sekilas Cerita Se-iya seBangka
bangka.us: Logam Tanah Jarang
Bangka.us Populer
logam tanah jarang (104)
Simak Cerita Bang Kaus Terpopuler
- manchester city (3063)
- google (1432)
- Basri sangaji (831)
- smtown (533)
- cerita misteri gunung salak (447)
- mobil balap modif (444)
- SM TOWN (391)
- cerita hubungan intim (324)
- cerita pemerkosaan ibu hamil (312)
- tanda seru (289)
- man city (285)
- jebakan tikus (283)
- cerita merangsang (271)
- tanda tangan orang sukses (265)
- cerita intim (249)
Artikel Bang Kaus Yang Mungkin Terkait
- Pembatasan BBM, Pemerintah Siapkan Pelat Biru Untuk Mobil Mewah
- Ini lah Ide Irit BBM dan Listrik Ala SBY
- Rendra Basri Sesalkan Sikap Lambat Pemkab Bangka
- Pilah Pilih Peluang Usaha Bisnis Waralaba
- Anda Tahu Kebohongan Besar Pemerintah Tentang BBM?
- Wow: Utang RI dan Korupsinya
- Software DSS UMKM untuk Bangka Belitung
- Bateng Bangun Halte Tiap Desa
- Polman Babel Dukung UMKM Bateng
- Illegal Mining Libatkan Perusahaan Berizin Resmi
- Proyek DPU di Atas 1 M Mulai Dilelang
- Dukungan Asosiasi Timah terhadap Pasar Timah
- Masalah Listrik Babel yang Berkepanjangan
- Pasokan Gas Elpiji Bangka Seret
- Pelebaran Jalan Toboali Sadai Tahun 2012 Rp 60,6 Miliar
- Tin Chemical dibangun di Bangka Barat
- Bursa ICDX: Bursa Timah Bangka Belitung
- Proyek Ruko Penyak tak Selesai Dikerjakan
- Siapin Duit Koperan Ke Negara Ini
- Bahan Bakar Air Laut Jadi Alternatif Pengganti BBM
Category: Ekonomi, Pembangunan Bangka











Comments (1)
Trackback URL | Comments RSS Feed